Tes DNA Penemuan Yang Mengubah Dunia

Salah satu proyek DNA yang baru baru ini dilakukan adalah sebuah proyek yang dilakukan untuk menemukan Leluhur orang asli Indonesia. Penelitian ini sendiri dilakukan oleh majalah sejarang daring yakni Historia.id yang sempat menjadi sorotan karena melakukan proyek penelitian ini untuk menganalisi asal usul 16 responden asal Indonesia yang berasal dari berbagai latar belakang dan juga etnik yang berbeda – beda. Hasilnya ternyata tak ada satu pun response yang pribumi asli atau pribumi tulen, loh kok bisa ya?

Hal ini dikarenakan setiap individu mempunyai perpaduan beberapa nenek moyang dari luar Indonesia yang jika dilihat dari sudut genetika data ilmiahnya pribumi haruslah 100 persen Indonesia namun hasilnya dari semua responden ternyata merupakan campuran dan berasal dari banyak nenek moyang sehingga tidak ada yang menunjukkan 100 persen Indonesia tulen.

Sehingga tidak ada yang dapat mengklaim jika dirinya adalah pribumi asli, setelah dilakukan penelusuran mengenai asal usul orang Indonesia yang dilakukan dengan menggunakan tes DNA dan memanfaatkan perbedaan DNA dan RNA.

Akan tetapi salah satu pertanyaannya adalah, bagaimana bisa semuanya berawal dari tes DNA yang dapat mengungkapkan jati diri kita dan yang lainnya ya?

Tes DNA sendiri adalah metode yang dinilai sangat ampuh dalam mengidentifikasi individu dan juga dipastikan akan akurat 100 persen jika sebelumnya pengujian DNA dilakukan dengan menggunakan alat biologis tertentu untuk bisa mengidentifikasi dan juga menentukan hubungan biologis individu yang dilakukan oleh komunitas ilmiah.

Pada awalnya metode yang digunakan sendiri menggunakan dasar golongan darah, tes serologi yang dilakukan untuk mencari antibody di dalam darah, tes HLA yang dilakukan untuk menguji sel darah putih dan juga sistem kekebalan tubuh. Pada awal perkembangan dunia medis, tes tersebut digunakan untuk mencocokkan donor darah dengan menggunakan jaringan penerima dan juga digunakan untuk mengurangi tingkat penolakan untuk pasien transplantasi.

Akan tetapi metode ini tidak bisa digunakan untuk mengidentifikasi dan menentukan hubungan biologi.

Terbukti kan, penemuan mengenai tes DNA ini menjadi salah satu penemuan yang dapat mengubah dunia kedokteran hingga masa sekarang.