Doa Meminta Hujan agar Cepat Turun

Hujan adalah berkah bagi manusia dan makhluk hidup di bumi. Dan jika hujan tidak turun? Nah, pada kesempatan ini waheedbaly.com akan menggambarkan doa yang meminta hujan sesuai dengan ajaran Islam, untuk lebih jelasnya lihat pembahasannya di bawah ini.

Dikutip dari waheedbaly.com Hujan adalah salah satu hal penting bagi kehidupan semua makhluk hidup di bumi. Hujan adalah prasyarat untuk kegiatan berkelanjutan di satu tempat, tidak hanya manusia, tetapi hampir semua makhluk di bumi.

Doa Meminta Hujan

Hujan memainkan peran yang sangat penting bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia, dan disebutkan dalam berbagai ayat Alquran mengenai informasi tentang pentingnya hujan, kandungannya, dan pengaruhnya.

Doa hujan menurut Alquran

Dalam al-Quran Surat Az-Zukhruf, Allah SWT memberikan informasi bahwa hujan dinyatakan sebagai air yang dikirim dalam “ukuran tertentu”.

QS Az Zukhruf menuju 11

Ini berarti:
“Dan siapapun yang telah menurunkan jumlah air dari langit (yang diperlukan) dan kemudian kita akan hidup dengan air yang merupakan bumi yang sekarat, itulah cara Anda akan dikeluarkan (dari kubur).
(QS: Az-Zukhruf ayat 11)

Allah SWT mengirim hujan sebagai Rohmat ketika itu diperlukan untuk semua makhluk. dan Allah juga mengirimkan hujan sehingga banyak orang merasakan sukacita setelah bertahun-tahun menunggu dengan putus asa.

Karena itu, Alquran menyebut hujan adalah Roh dan berkah, bukan musibah.

QS Asy Syuura menuju 28

Ini berarti:
“Dan Dialah yang turun hujan setelah memberikan harapan dan menyebarkan Roh-Nya. Dan dia adalah pelindung yang paling dan paling dipuji.”
(Sura Ashura menuju 28)

Dengan mengirimkan hujan, Allah SWT menyuburkan tanaman yang diperlukan untuk manusia dan semua makhluk hidup di bumi dengan menabrak pohon, buah-buahan dan biji-bijian.

QS Qaaf menuju 9

Ini berarti:
“Dan kami turunkan dari surga air yang penuh dengan berkat dan kemudian kami tumbuh dengan air pohon-pohon dan benih-benih tanaman yang ditanam.”
(QS Qaaf ayat 9).

Yang dimaksud dengan kata berkah di sini adalah hujan yang turun, melahirkan lebih banyak (manfaat) daripada mudharatnya (buruk).

Berkat dan manfaat hujan adalah untuk manusia, hewan dan tumbuhan yang benar-benar membutuhkannya untuk bertahan hidup, seperti yang dikatakan Allah SWT SWT:

Sura Al Anbiya menuju 30

Ini berarti:
“Dan dari air kita membuat semuanya hidup. Lalu mengapa mereka tidak percaya juga?”
(Sura Al Anbiya menuju 30)

Doa Meminta Hujan

Pembacaan doa meminta hujan atau doa istisqa dianjurkan untuk dibaca sebanyak mungkin ketika musim paceklik.

Namun ada baiknya doa istisqa diawali dengan doa kurab, yaitu doa Rosulullah SAW ketika menghadapi kesusahan secara umumnya misalnya untuk memulai doa doa seperti :

Doa Ketika Angin Kencang
Doa Hujan Reda

Sesuai dengan riwayat Bukhari dan Muslim sepert dibawah ini.

Lā ilāha illallāhul ‘azhīmul halīmu, lā ilāha illallāhu rabbul ‘arsyil ‘azhīmi, lā ilāha illallāhu rabus samāwāti wa rabbul ardhi wa rabbul ‘arsyil karīmi.

Artinya :
“Tiada Tuhan selain Alloh yang agung dan santun.
Tiada Tuhan selain Alloh, Tuhan Arasy yang megah.
Tiada Tuhan selain Alloh, Tuhan langit, bumi, dan Arasy yang mulia.”

Doa yang dianjurkan ketika kemarau panjang yaitu lafal permohonan turun air hujan sebagai di bawah ini

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ

Yā hayyu, ya qayyūmu, bi rohmatika astaghītsu.

Artinya :
“Wahai Dzat yang Maha hidup dan Maha tegak
dengan RohmatMu aku memohon pertolongan”

Syekh Sa‘id bin Muhammad Ba‘asyin menganjurkan untuk masyarakat supaya memperbanyak doa sebagaimana yang tercantum di dalam Surat Al-Baqarah ayat 201.

اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya :
“Ya Alloh, Tuhan kami.
Berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat.
Selamatkanlah kami dari siksa neraka.”

Sumber : https://waheedbaly.com/doa-meminta-hujan/